FB Twitter Google+
<div style='background-color: none transparent;'><a href='http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget' title='News Widget'>News Widget</a></div>

Hari Minggu Rencananya Ada 'Festival Bakar Injil' di Malaysia

Posted by Hamba Allah
Share this article on:

Hari Ahad esok (27/01) rencananya di Malaysia akan diadakan "Festival Bakar Alkitab". Selebaran yang mengajak masyarakat mengikuti acara tersebut telah memicu sejumlah kemarahan.

Rencananya "Festival Bakar Al Qur'an" akan dilakukan di negara bagian Penang, Malaysia. Festival ini dipicu penggunaan kata "Allah" untuk arti "Tuhan" dalam Alkitab yang diedarkan di Malaysia.

Sebelumnya, seminggu lalu dekrit kerajaan oleh Sultan negara bagian Selangor telah melarang non-Muslim menggunakan kata "Allah". Sultan Selangor, yang menjadi kepala agama di negara bagian, mengeluarkan  dekrit pada hari Selasa  yang melarang orang non-Muslim menggunakan kata "Allah".

"Sultan Sharafuddin Idris Shah membuat keputusan dan menetapkan bahwa kata 'Allah' adalah kata suci khusus untuk umat Islam dan dilarang untuk digunakan oleh non-Muslim di Selangor," pernyataan Dewan Hubungan Islam Selangor.

Ia berjanji akan menindak tegas terhadap mereka yang mempertanyakan fatwa tentang pelarangan penggunaan "Allah" oleh non-Muslim.

Penggunaan kata "Allah" untuk publikasi Kristen dalam bahasa Melayu lokal menjadi isu kontroversial di Malaysia. Pemerintah Malaysia telah melarang orang Katolik dan Kristen menggunakan lafal "Allah" dalam publikasinya.

Tapi perdebatan kembali muncul lagi bulan lalu ketika Sekretaris Jenderal Democratic Action Party (DAP)  Lim Guan Eng menyerukan orang Kristen untuk menggunakan kata "Allah" dalam Alkitab berbahasa Melayu.

Sementara itu, laman berita Malaysiakini.com melansir"Festival Bakar Alkitab" dipicu pernyataan Datuk Ibrahim Ali dari organisasi PERKASA. Namun hal itu dibantah oleh PERKASA bahwa mereka tidak menyebarkan selebaran ajakan membakar Al Qur'an.

PERKASA mengakui memang Datuk Ibrahim Ali menyeru agar Alkitab versi Bahasa Melayu yang menggunakan kalimat "Allah" dibakar, namun menolak jika dituduh mengadakan "Festival Bakar Al Qur'an".

sumber

0 Komentar — Skip to Comment

Posting Komentar — or Back to Content