FB Twitter Google+
<div style='background-color: none transparent;'><a href='http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget' title='News Widget'>News Widget</a></div>

Indonesia Semakin Diperhitungkan Dunia Internasional

Posted by Cemon Cavalera Sabtu, 07 April 2012
Share this article on:

Kedatangan Sekretaris Jenderal  Perserikatan Bangsa – Bangsa - PBB, Ban Ki-moon, ke Indonesia  baru – baru ini  membuktikan  bahwa  Indonesia  semakin diperhitungkan di dunia Internasional. Indonesia dinilai sebagai negara yang memiliki komitmen tinggi  berkontribusi dalam mencari solusi perdamaian  baik dikawasan regional  maupun  Internasional  yang tengah dilanda konflik.

Sekjen  PBB Ban Ki-moon bahkan  memuji pasukan penjaga  perdamaian dunia  asal Indonesia yang  telah menjalankan tugas dengan baik dan   menunjukkan keberanian.  Memang    tidak berlebihan jika  dalam hal ini Indonesia terus    mendapatkan  apresiasi dari dunia  Internasional.  Karena  sejak tahun 1957, peran Indonesia dalam ikut melaksanakan ketertiban dunia ,sudah terbukti.  Ketika itu,  Indonesia   mulai mengirim ribuan pasukan TNI ke negara yang dilanda konflik, yaitu Kongo diikuti  Irak, Vietnam, Iran, Kuwait, Bosnia, Kamboja, Filipina dan negara – negara lainnya. Terakhir,  Indonesia mengirim sekitar  1.900 anggota TNI ke Lebanon, dan  banyak menorehkan prestasi membanggakan.   Indonesia saat ini  termasuk  20 besar negara pengirim pasukan pemelihara perdamaian di bawah bendera PBB,  bahkan   mungkin akan  masuk dalam sepuluh besar.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono- pun   menegaskan, Indonesia berkeinginan  mengirim pasukan pemeliharaan perdamaian hingga mencapai 10 ribu personil.  Berdirinya pusat pelatihan pasukan perdamaian di Hambalang – Bogor, yang ditinjau Sekjen PBB, juga  merupakan bukti keseriusan Indonesia menyiapkan pasukan perdamaian yang handal dan profesional.  Disinilah  dalam waktu dekat akan dilatih sekitar  4 ribu  prajurit TNI yang  akan tergabung dalam UN peace keeper atau pasukan penjaga perdamaian PBB. Mereka nantinya akan diterjunkan di tempat-tempat konflik di dunia, terutama di  kawasan Timur Tengah dan Afrika di bawah bendera Perserikatan Bangsa Bangsa –PBB.

Yang cukup membanggakan, Pusat pemeliharaan Perdamaian  yang  telah diresmikan  Presiden Yudhoyono pada 19 Desember 2011 itu, selain menjadi pusat misi pemeliharaan perdamaian, juga akan menjadi tempat pelatihan pasukan gerak cepat, penanggulangan antiteror, dan penanggulangan bencana.  Juga menjadi universitas pertahanan  dan pusat pelatihan bahasa.

Pasukan pemelihara perdamaian,  selain  memiliki keahlian militer juga  akan dididik masalah keterampilan untuk mengenal budaya dan bahasa penduduk setempat. Mereka harus bisa bekerja dengan pasukan militer dari berbagai negara dan juga memiliki keahlian antiteror serta misi penyelamatan.  Indonesia tentunya  tidak akan cepat berpuas-diri atas pujian dari dunia  Internasional.  Apa yang  kini   telah dicapai hendaknya  dapat  terus dipartahankan dan ditingkatkan. Karena bila tidak, pujian   itu  akan  menjadi sia – sia.  Mudah – mudahan    dibangunnya  pusat pelatihan  pemeliharaan perdamaian dan  kedatangan  Ban Ki-moon ke  Indonesia akan terus meningkatkan  hubungan  yang sudah baik antara Indonesia dan PBB  ditahun – tahun     mendatang. Dengan  demikian   kontribusi Indonesia dalam  ikut  menciptakan perdamaian dunia  bersama – sama  dengan  PBB dapat terwujud.

source

1 Komentar — Skip to Comment

Cemon Fabian Cavalera mengatakan... [Reply to Comment]

Indonesia, GO............!!!

Poskan Komentar — or Back to Content