FB Twitter Google+
<div style='background-color: none transparent;'><a href='http://www.rsspump.com/?web_widget/rss_ticker/news_widget' title='News Widget'>News Widget</a></div>

Justin Bieber Hina Indonesia

Posted by Hamba Allah
Share this article on:

Headline 
 
Mulut Justin Bieber mengeluarkan kalimat tak mengenakkan tentang Indonesia. Entah apa maksudnya, Bieber mengatakan Indonesia sebagai negara yang tak penting.

Kejadian itu terjadi ketika Bieber mempromosikan album terbaru Believedi sebuah tempat di London dan Reggie Yates menjadi pemandu di acara tersebut.

Dalam sebuah sesi pertanyaan, ada seorang yang bertanya mengenai proses pembuatan lagu 'Be Alright'. Bieber mengaku membuat lagu itu saat sedang konser di Indonesia, 23 April 2011. Namun, kekasih Selena Gomez itu berkomentar tak mengenakkan mengenai Indonesia.

"Saya sedang berada di satu negara yang tidak penting," kata Bieber menjawab pertanyaan, seperti dikutip Mirror.

Kemudian manajernya, Scott 'Scooter' Braun menyela dan mengatakan bahwa yang dimaksud negara tidak penting itu adalah Indonesia.

"Saya merekamnya di sebuah studio. Tempatnya kecil. Mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan," lanjut Bieber.

Entah apa yang sedang dirasakan Bieber waktu itu. Bukan saja menghina Indonesia, sikap Bieber dalam acara tersebut sungguh tidak bersahabat.

Saat memulai acara dan Reggie Yates meminta Bieber untuk duduk, Bieber malah menolak dengan nada ketus. "Tidak. Aku ingin memperkenalkan lagu baruku," katanya.

Sebelum memperdengarkan lagu-lagunya, Justin juga minta semua penonton diperiksa dengan detektor logam, untuk memastikan tidak ada orang yang membajak lagunya.

Di akhir acara, Reggie membacakan pertanyaan dari salah seorang wartawan kepada Bieber. Sebelum menjawab, Bieber mengejek aksen Inggris Reggie dengan mengatakan, "Kata 'think' diucapkan dengan 'th' bukan 'f'.".

Kejadian itu menyinggung media-media Inggris. Mirror menulis, 'Terimakasih untuk pelajaran pengucapannya, Justin. Kembali saja nanti jika Anda sudah dewasa'.

source


0 Komentar — Skip to Comment

Posting Komentar — or Back to Content